Filsafat dan Obyeknya 3

Oleh: Sirajuddin Zar
kemudian, orang Arab memindahkan kata yunani philosphia ke dalam bahasa Arab menjadi falsafa. hal ini sesuai dengan tabiat susunan kata-kata Arab dengan pola fa'lal, fa'lalah danfi'lal. karena itu, kata benda dari kata kerja flasafa seharusnya falsafah dan filsafat. dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata ini terpakai dengansebutan filsafat.
para penulis sejara filsafat berasumsi bahwa orang yang pertama menggunakan kata filsafat adalah Phythagoras(w.497SM). kata ini digunakannya sebagai reaksi terhadap orang yang menamakan dirinya ahli pengetahuan. manusia, menurutnya, tidak akan mampu mencapai pengetahuan secara keseluruhan walaupun akan menghabiskan semuaumurnya. oleh sbeba itu, yang pantas bagimanusia ialah pecinta pengetahuan (filosof), sehingga terkenal ungkapan,"saya tidaklah ahli pengetahuan, karena ahli pengetahuan itu khusus bagi Tuhan saja. saya adalah filosof, yakni pecinta ilmu pengetahuan."
akan tetapi, kata filsafat populer pemakaiannyasejak masa sekolah sokrates dan Plato. namun yang pasti, kata filsafat ini telah ada sejak masa filosof Yunani.
dalam buku-buku atau referensi ditemukan pelbagai definisi filsafat. keragaman definisi ini menandakan luasnya lingkungan bahsan filsafat. namun, pada prinsipnya dalam keragaman tersebut terdapat keseragaman tujuan. oleh karena itu, secar simpel dapat dikatakan, filsafat adalah hasil proses berfikir rasional dalam mencari hakikat sesuatu secara sistematis, menyeluruh (universal), dan mendasar (radikal). (bersabung)

Pungutan Kenaikan Pangkat di IAIN IB Dipertanyakan

"Prof Dr H Sirajudin Zar MA Rektor IAIN IB Padang"
PADANG, METRO-- Pegawai Bagian Kepegawaian Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol Padang (IAIN IB Padang) diduga melakukan pungutan untuk kenaikan pangkat kepada pegawai reguler yang akan naik pangkat sekali empat tahun itu.
Akibatnya, beberapa orang pegawai reguler cemas tidak naik pangkat, kalau tidak membayar pungutan tersebut. Meskipun mengeluhkan pungutan itu tapi mereka tetap membayarnya. Seorang pegawai reguler, Bujang (nama samaran) yang sempat ditemui POSMETRO mengatakan, untuk kenaikan pangkat, ia bersama teman-temannya sudah menyiapkan bahan seperti SK terakhir, Daftar Riwayat Hidup, KGB, DP3 dan lainnya. Bahan tersebut sudah mereka serahkan ke Bagian Kepegawaian untuk mendapatkan Nota Usulan kenaikan pangkat.

Namun, lanjut Bujang, setelah bahan itu sampai di Bagian Kepegawaian itu, dikabarkan teman-teman lain bahwa untuk pengurusan berkas tersebut ke BKN Regional IV Pekanbaru dipungut uang sebesar Rp 150.000. Kata teman tersebut, uang itu diminta pegawai Bagian Kepegawaian. Setelah ia mencari tahu ke Bagian Kepegawaian, ternyata memang diminta uang sebanyak itu untuk pengurusan kenaikan pangkat tersebut. “Walaupun saya masih mempertanyakan pungutan tersebut dan sempat bersitegang dengan salah seorang pegawai tersebut, uang tersebut tetap saya bayar. Karena saya takut pangkat saya tidak naik-naik walaupun mengeluhkan pembayaran tersebut,” ungkap Bujang.

Sementara itu, Buyuang (nama samaran) yang juga salah seorang pegawai reguler mengatakan, ia memang mengeluhkan pungutan uang dari pegawai Bagian Kepegawaian tersebut. Karena pungutan itu tidak beralasan yang katanya untuk membayar uang lembur pegawai di BKN, maka Buyuang belum membayarnya. Lagipula, untuk kenaikan pangkat sepengetahuannya merupakan kerjanya Bagian Kepegawaian. Karena mereka telah ditugaskan oleh atasan untuk hal yang seperti itu.

Salah seorang sumber yang akan naik pangkat (yang tak mau disebutkan namanya,red) mengaku, tidak mendapat penjelasan mengenai kegunaan uang yang dipungut tersebut. Karena itu, ia pun belum membayarnya. Akan tetapi, apabila itu memang itu sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku mengenai pengurusan kenaikan pangkat tersebut, maka akan dibayarnya. Ataupun sebagai basa basi kepada pegawai Bagian Kepegawaian yang mengurus kenaikan pangkat tersebut.

Tak ada Pungutan

Terkait dengan pungutan itu, Rektor IAIN IB Padang, Prof Dr H Sirajudin Zar MA yang dikonfirmasi POSMETRO mengatakan, tidak ada pemungutan uang di dalam peraturan yang dikeluarkan Depag Pusat tersebut. Dan prosedur pengurusan kenaikan pangkat tersebut sesuai dengan peraturan Depag Pusat yaitu dari Bagian Kepegawaian IAIN memang diteruskan ke BKN Regional IV Pekanbaru.

Kemudian, Kabag Kepegawaian IAIN IB Padang, Drs Mardius MM yang ditemui POSMETRO mengatakan, pada dasarnya apa yang dikeluhkan beberapa orang pegawai reguler tersebut bukanlah pungutan. Karena, pada awalnya pemberian uang itu sifatnya pribadi. Karena, pengurusan kenaikan pangkat ke BKN Regional IV Pekanbaru bukanlah urusan Bagian Kepegawaian. Akan tetapi adalah pegawai yang bersangkutan.

“Pengurusan kenaikan pangkat pegawai itu ke BKN tidak lagi urusan Bagian Kepegawaian. Karena itu sudah keluar dari institusi IAIN IB Padang. Namun, sepanjang urusan kenaikan pangkat itu untuk mendapatkan Nota Usulan (NTU) Kenaikan Pangkat dari IAIN IB Padang, kami tidak akan meminta uang. Sehingga, kalau ada pegawai saya yang meminta uang, maka tulis namanya dan laporkan kepada saya. Maka saya akan mengembalikan uang tersebut dan memberikan peringatan bagi pegawai saya itu.

Dijelaskan Mardius, untuk ke BKN, Bagian Kepegawaian hanya menyampaikan NTU dan Pemohonan Konsultasi Kenaikan Pangkat dan meminta belangko persetujuan BKN untuk pegawai bersagkutan. Karena pegawainya akan ke BKN juga, maka pegawai yang akan naik pangkat meminta tolong untuk membawakan berkas kenaikan pangkat tersebut. Sehingga, dari pribadi pegawai tersebut memberikan uang tips untuk pengurusan itu. “Jadi, disini kami hanya membantu dan bukan memungut uang. Jadi kalau ada yang tidak mau dibantu tidak apa-apa. Lagipula, dana dari instansi untuk urusan tugas Bagian Kepegawaian sudah cukup,” tegasnya. (nph)

Filsafat dan Obyeknya 2

Oleh: Sirajuddin Zar

Pengetahuan pertama diperoleh manusia melalui wahyu, sedangkan pengetahuan kedua diperoleh manusia melalui indra dan akal. Pengetahuan dalam bentuk kedua ini ada yang disebut dengan pengetahuan indra, pengetahuan ilmu dan pengetahuan filasafat. Pengetahuan indra yaitu pengetahuan yang diperoleh berdasarkan pengalaman seharihari, seprti api panas, air membahsahi, dan lain-lain. Sementara itu, pengetahuan ilmu adalah pengetahuan yang diperoleh melalui penyelidikan atau penelitian dengan menggunakan pendekatan ilmiah, seprti meneliti mengapa api panas dan unsure-unsur yang terdapat dalam api. Sementara itu, pengetahuan filsafat merupakan hasil proses berfikir dalam mencari hakekat sesuatu secara sistematis, menyeluruh,dan mendasar, seprti pengetahuan tentang api, apa hakekat api, dan darimana asal api. Jadi, pengetahuan filasafat adalah mencari hakekat sesuatu samapi ke dasar segala dasar atau sedalam-dalamnya. Cirri dasar darisegala dasar inilah yang membedakannya dengan ilmu atau sains. Hal ini disebutkan ilmu membatasi dirinya dengan pengalaman, sedangkan filsafat tidak demikian, bahkan filsafat menyelidiki sesuatu tanpa batas samapi ke akar-akarnya.

Filsafat adalah kata manjemuk yang berasal dari bahasa Yunani, yakni philosophia dan philosophos, philo, berarti cinta, sedangkan Sophia atau shopos, berarti pengetahuan atau kebijakan. Jaid, filsafat secara sederhana berarti cinta pengetahuan atau kebijakan. Pengertian cinta yang dimaksudkan di sini adalah dalam arti yang selaus-luasnya, yaitu ingin dan denganrasa keinginan itulahia berusaha mencapai atau mendalami hal yang diinginkan. Demikian juga yang dimaksudkan dengan pengetahuan, yaitu tahudengan mendalam amapi ke akar-akarnya atau sampai ke dasar segala dasar.(bersambung)

Filsafat dan Obyeknya 1

By: Sirajuddin Zar
pembicaraan tentang filsafat Islam tidak bisa terlepas dari pembicaaan filsafat secara umum. berfikir filsafat merupakan hasil usaha manusia yang berkesinambungan diseluruh jagad raya ini. akan tetapi, berfikir filsafat dalam arti berfikir bebas dan mendalam atau radikal yang tidak dipengaruhi oleh dogmatis dan tradisi disponsori oleh filosof-filosof Yunani. oleh karena itu, sebelum kita memperkenalkan filsafat Islam secara khusus, ada baiknya kita perkenalkan terlebih dahulu filsafat secara umum.
akal merupakan salah satu anugerah Allah Swt yang paling istimewa bagi manusia. sudah sifat bagi akal manusia yang selalu ingin tahu terhadap segal sesuatu termasuk dirinya sediri. pengetahuan yang dimiliki manusia bukan dibawa sejak lahir karena manusia ketika dilahirkan belum mengetahui apa-apa.
ada dua bentuk pengetahuan, yaitu pengetahuan yang bukan berdasarkan hasil usaha aktif manusia dan pengetahuan yang berdasarkan hasil usaha aktif manusia.(bersambung)

Filsafat Islam, Filosof Dan Filsafatnya

Pengarang: Prof. Dr. H. Sirajuddin Zar, MA
Penerbit: Rajawali Press
Cetakan: Jakarta, 2007
Ukuran: 259 halaman
Sinopsis:
klik untuk melihat foto Pembicaraan filsafat Islam tidak terlepas dari pembicaraan filsafat secara umum. Berfikir filsafat merupakan hasil usaha manusia yang berkesinambungan di seluruh jagat raya ini. Akan tetapi, berfikir filsafat dalam arti berfikir bebas dan mendalam atau radikal tidak selalu harus dipengaruhi oleh dogmatis dan tradisi filosof-filosof Yunani. Tulis cendikiawan Minangkabau dari Balai Selasa, Kabupaten Pesisir Selatan ini.

Filsafat Islam memiliki karakteristik yang berbeda dengan filsafat manapun di dunia. Lahirnya filsafat didasarkan kepada al-Qur’an sebagai dorongan dan sumber informasi. Namun, kebanyakan orang sering salah pengertian terhadap filsafat Islam. Mereka mengira pembicaraan filsafat Islam bertentangan dengan al-Qur’an dan Hadis. Padahal, yang dibicarakan adalah masalah-masalah yang tidak ditemukan penegasannya di dalam al-Qur’an dan Hadis (zhanny al-dalalah). Dengan kata lain, filsafat dari filosof muslim ini dapat disebut hasil ijtihad, sama posisinya dengan hasil ijtihad ahli fikih dalam bidang hukum Islam dan termasuk kebudayaannya.

Melengkapi, penulis yang juga adalah rektor IAIN Imam Bonjol Padang ini ingin meluruskan kesalahan pengertian di atas dengan memperkenalkan bentuk, sifat, dan watak filsafat Islam dengan analsis yang tajam dan informasi yang mendasar. Selain itu, di dalam buku ini juga diuraikan tentang para filosof muslim klasik, di antaranya Al-Kindi, Al-Farabi, Ibu Sina, Al-Razi, Al-Ghazali, dan lain-lain dengan sejarah, hidup, dan hasil karyanya

Besarnya pengaruh pemikiran filsafat Islam sebagai hasil karya cemerlang pemikir-pemikir Islam telah memberikan sumbangsih tak ternilai pada perkembangan ilmu pengatahuan dewasa ini. Bahkan, orang Barat tidak akan mengenal filsafat (juga sains) tanpa kontribusi dari Islam. Terutama pemikiran rasinalistik Ibnu Rusyd yang mendorong timbulnya ranaisans di Eropa yang kemudian membuat kemajuan Barat sekarang. Oleh karena itu, filsafat Islam mempunyai kedudukan yang amat penting dalam dunia pemikiran filsafat. (jaâfar)

Serambi Mekkah Gandeng IAIN IB

Pd. Panjang, Singgalang
Guna meningkatkan kualitas lulusan dan mempermantap dinamika pembinaan para santri di lingkungan Pesantren Terpadu Serambi Mekkah (PTSM) Padang Panjang, lembaga itu melakukan kerjasama dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang. Pada waktu yang bersamaan, PTSM juga menggelar wisuda para alumninya.
Rektor IAIN IB Prof. Dr. Sirajuddin Zar menyatakan, kerjasama yang dilakukan menjadi langkah maju bagi PTSM untuk mengembangkan kualitas pendidikannya di masa mendatang. “Banyak hal yang bisa dikembangkan setelah penandatanganan naskah kerjasama ini. Kedua lembaga, IAIN dan PTSM, diharap bisa memetik manfaat sebesar-besarnya,” ujar Sirajuddin dalam sambutannya pada penandatanganan naskah kerjasama itu, Minggu (17/5), di Komplek PTSM, Kelurahan Guguak Malintang, Padang Panjang.
Selain Sirajuddin, acara itu juga dihadiri Pendiri PTSM H. Bahar Yusuf Dt. Rajo Bukik, Ketua DPRD Padang Panjang Drs. H. Hamidi Labai Sati, Kabid SLTP/SLTA Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang Drs. H. Herman, MM, Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) IAIN IB Drs. Syafrial, M.Ag., pimpinan sekolah dan unit/lembaga lainnya di lingkungan PTSM.
“Kerjasama ini berbentuk pesantren binaan. Lembaga ini adalah pesantren ketiga yang menandatangan naskah kerjasama pembinaan dengan IAIN IB Padang. Programnya mencakup pembinaan sumber daya manusia (SDM) tenaga pendidik, kurikulum kepesantrenan, kegiatan ilmiah dan pembinaan alumni. Ke depan, IAIN IB juga akan membantu PTSM dalam kegiatan ilmiah, termasuk mendatangkan pakar keislaman ke PTSM,” terang Sekretaris PTSM Irwandi, S.S., M.Pd., menjawab Singgalang.
Pemimpin PTSM H. Sehabuddin, S.H., menyatakan kerjasama PTSM dengan IAIN IB dinilai sangat strategis, terutama bila dikaitkan dengan akan rampungnya pembangunan Gedung Convention Center (GCC). Gedung itu, terangnya, bisa menampung banyak kegiatan ilmiah dan pelatihan, baik bertaraf nasional maupun internasional.
Dijelaskan, PTSM Padang Panjang menjadikan Ekonomi Islam sebagai salah satu mata pelajaran muatan lokal, sementara IAIN IB menjadikan studi ini sebagai salah satu keunggulannya.
Pada kesempatan penandatanganan kerjasama itu, PTSM juga menggelar wisuda bagi santri Kelas VI (kelas III SMA/MA), sekaligus penyerahan ijazah pesantren untuk santri tingkat SMP (wustho). Khusus untuk Kelas VI, sebelum diwisuda dan memenuhi persyaratan menamatkan pendidikan sebagaimana umumnya, mereka juga diharuskan menyusun karya tulis ilmiah. o(006)

IAIN Padang Bangun Perpustakaan Internasional

Padang, beritabaru.com - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) akan membangun perpustakaan bertaraf internasional yang diperkirakan menelan biaya hingga Rp 65 miliar. Pembangunan perpustakaan itu tindak lanjut dari kunjungan Rektor dan Direktur Pascasarjana IAIN dan gubernur Sumbar ke Arab Saudi.

"Proposal permintaan bantuan dana untuk membangun perpustakaan empat tingkat itu sudah dikirimkan kepada pemerintah Arab Saudi. Kami sudah mendapat tanggapan positif, namun masih ada beberapa syarat yang harus dilengkapi," kata Rektor IAIN Imam Bonjol Prof Sirajuddin Zar di Lubuk Lintah Padang, Sabtu.

Rektor mejelaskan pemerintah Arab Saudi telah mengirimkan sejumlah buku, sebagai bukti bahwa negara tersebut bersedia membantu pembangunan perpustakaan bertaraf internasional itu.
Pihaknya berharap izin dan sejumlah persyaratan lain segera selesai.

"Gedung perpustakaan itu akan dibangun di dekat masjid depan rektorat Kampus IAIN Lubuk Lintah Padang," jelasnya.

Sirajuddin mengatakan IAIN Imam Bonjol Padang juga tengah membangun asrama untuk mahasiswa putra dan putri yang dana dasarnya sebesar Rp1 miliar bersumber dari bantuan pemerintah pusat. Mulai Maret 2009 sedikitnya 50 calon mahasiswa dari Malaysia akan kuliah di IAIN. Hal itu menuntut peningkatan kualitas sarana prasarana dan tenaga dosen.

Untuk itu, tambahnya, pihaknya sudah menjajaki untuk menjalin kerja sama dengan Iran dalam bentuk pemagangan dosen IAIN. "Alhamdullilah IAIN Imam Bonjol Padang telah menjadi Lembaga Penyelenggara Tenaga Kependidikan (LPTK) Guru. Kini tengah melakukan pembenahan mengarah menjadi Lembaga Penyelenggara Tenaga Kependidikan (LPTK) Dosen," kata Dosen Filsafat itu. (*).